Untuk Saat Seperti Ini

25 Februari 2021

Shalom Chaverim,

Malam ini kami mulai merayakan Purim, yang memperingati pembebasan Adonai dari orang-orang Yahudi kami dari tangan mereka yang mencari pemusnahan kami. Sebagian besar dari kita sudah familiar dengan cerita tersebut. Tokoh utama kami adalah seorang wanita muda Yahudi bernama Hadassah (Ester).

Ketika berita tentang rencana Haman untuk membunuh semua orang Yahudi dibawa ke Hadassah, dia tidak yakin apa perannya seharusnya dia. Sepupunya Mordecai menantangnya dengan enam kata sederhana ini, “Untuk saat seperti ini.” Ketika Hadassah ragu-ragu atas permohonan sepupunya bahwa dia perlu berbicara dengan raja untuk menyelamatkan orang-orang Yahudi, Mordekai menjawab, ” Karena jika Anda gagal untuk berbicara sekarang, kelegaan dan pembebasan akan datang kepada orang-orang Yahudi dari arah yang berbeda; tapi kamu dan keluarga ayahmu akan binasa. Siapa yang tahu apakah Anda tidak datang ke posisi kerajaan Anda dengan tepat untuk saat seperti ini.”

Kata-kata ini memancing pemikiran tentang keberanian dan keberanian karena itulah yang dibutuhkan Hadassah saat dia memasuki ruang singgasana raja pada hari itu. Terlalu sering kita gagal untuk memahami bahwa dia benar-benar tidak tahu apakah dia akan berhasil keluar hidup-hidup atau tidak. Namun, dia tahu dia telah ditempatkan di istana untuk saat itu. Dia tahu dia tidak bisa diam.

Saya percaya Adonai akan mendorong kita masing-masing dengan enam kata yang sama – untuk saat seperti ini. Dunia kita berantakan. Kejahatan dan kejahatan menekan dengan keras terhadap kerajaan cahaya yang berusaha untuk memadamkannya. Kami telah dipanggil untuk saat seperti ini. Bukan saatnya bagi kita untuk mundur dalam ketakutan. Kami tidak boleh menyerah pada intimidasi. Kita tidak bisa berpikir kita bisa duduk di rumah kita tanpa melakukan apa-apa dan berpikir kita dan keluarga kita akan aman dari itu semua.

Masing-masing dari kita harus bangkit pada jam ini sambil berkata kepada Gd. Hineni – Ini aku! Kita masing-masing dapat membuat perbedaan di dunia kita sewaktu kita bekerja sama dengan Adonai dengan membuat diri kita tersedia dan membela kebenaran dan kebenaran. Keberanian diperlukan di saat ini.

Apakah ada risiko? Ya! Sangat! Tetapi konsekuensi dari tidak melakukan apa pun jauh lebih besar daripada risiko itu. Sudah saatnya kita mengambil tempat kita di generasi ini dan berdiri dengan berani dalam menghadapi kejahatan dan mengatakan cukup sudah. Mari kita bangkit dalam menghadapi kegelapan menggunakan otoritas dan kekuatan yang telah diberikan Adonai kepada kita dan melawan kekuatan jahat yang berusaha untuk menguasai dan mengalahkan kerajaan terang. Kita tahu bahwa melalui Tuhan kita akan menang. Melalui Dialah kita akan memperoleh kemenangan.

Teman, Anda telah dipanggil untuk saat seperti ini.

berkah,

Rabi Carol Calise

Author: Ella Alexander